4/09/2015

Jagung untuk Kehamilan

Jagung untuk Kehamilan








Disusun oleh:
Nama          : Desi Purnamasari     
NIM                        : P27224013 230
Kelas           : Reguler A



POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA
DIII KEBIDANAN
2014



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Kesehatan adalah kenikmatan yang diharapkan oleh setiap manusia dalam kehidupan sehingga manusia diharapkan untuk mampu selalu menjaga kesehatannya. Dalam kehidupan sekarang telah banyak ilmu –ilmu yang mempelajari tentang kesehatan, baik ilmu tentang kesehatan dan ilmu tentang penyakit. Segala hal yang dilakukan seperti pola dan gaya hidup sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan tubuh dan penyakit yang kemungkinan dapat diderita (Ariska, 2008).
Jagung merupakan bahan makanan yang biasa kita temui dalam sereal. Jagung sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Diantaranya, jagung sangat baik dalam mengontrol diabetes. Diabetes Melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia kronis yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerusakan kinerja insulin atau kombinasi keduanya. Ketidakoptimalnya kerja insulin merupakan akibat dari kurangnya sekresi insulin atau kurangnya respon jaringan terhadap insulin. Kurangnya sekresi insulin dan kerusakan kerja insulin sering terjadi bersamaan sehingga menyebabkan kelainan yang merupakan penyebab terjadinya hiperglikemia bahkan pada ibu hamil (ADA, 2005).
Jagung sudah dikenal oleh masyarakat dari segi nutrisi, kandungan gizi jagung juga cukup lengkap dan energinya setara dengan beras. Akan tetapi pada faktanya, penggunaan sebagai bahan pakan yang sebagian besar untuk ternak ayam menunjukkan tendensi makin meningkat setiap tahun dengan laju kenaikan lebih dari 20%. Sebaliknya, penggunaan jagung untuk bahan pangan menurun (Adisarwanto dan Erna, 2000)
Dalam kehamilan, ibu harus memperhatikan apa yang ibu tersebut konsumsi, dari segi nutrisi yang terkandung maupun manfaat makanan tersebut. Sebab, apa yang ibu makan akan juga dimakan oleh janin dalam kandungannya.
B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana klasifikasi jagung?
2.      Apa kandungan gizi yang terdapat dalam jagung?
3.      Apa manfaat jagung dalam kesehatan khususnya kehamilan?
4.      Bagaimana cara pengolahan jagung untuk dikonsumsi dalam kesehatan khususnya pada kehamilan?
5.      Apa kelemahan mengkonsumsi jagung?

C.    Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui klasifikasi jagung.
2.      Untuk mengetahui kandungan gizi yang terdapat dalam jagung.
3.      Untuk mengetahui manfaat jagung dalam kesehatan khususnya kehamilan.
4.      Untuk mengetahui cara pengolahan jagung untuk dikonsumsi dalam kesehatan khususnya pada kehamilan.
5.      Untuk mengetahui kelemahan mengkonsumsi jagung.

D.    Manfaat Penulisan
1.      Bagi pembaca :
Dapat mengetahui klasifikasi, kandungan gizi, manfaat, cara pengolahan dan kelemahan jagung untuk kesehatan khususnya kehamilan.
2.      Bagi penulis :
Dapat memenuhi tugas mata kuliah asuhan kebidanan kehamilan.










BAB II
PEMBAHASAN

A.    Klasifikasi Ilmiah Jagung
Kerajaan     : Plantae
Divisio        : Monocots
Classis        : Commelinids
Ordo           : Poales
Famili         : Poaceae
Genus         : Zea
Spesies        : Z. Mays
Nama binomial Zea mays ssp. mays L.
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok.
Jagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif.
Tinggi tanaman jagung sangat bervariasi. Meskipun tanaman jagung umumnya berketinggian antara 1m sampai 3m, ada varietas yang dapat mencapai tinggi 6m. Tinggi tanaman biasa diukur dari permukaan tanah hingga ruas teratas sebelum bunga jantan.
Bunga betina jagung berupa "tongkol" yang terbungkus oleh semacam pelepah dengan "rambut". Rambut jagung sebenarnya adalah tangkai putik.
Jagung termasuk tanaman bijinya berkeping tunggal monokotil, jagung tergolong berakar serabut yang dapat mencapai kedalaman 80 cm meskipun sebagian besar berada pada kisaran 20 cm. Pada tanaman yang sudah cukup dewasa muncul akar adventif dari buku-buku batang bagian bawah yang membantu menyangga tegaknya tanaman.
Batang jagung tegak dan mudah terlihat, sebagaimana sorgum dan tebu, namun tidak seperti padi atau gandum. Terdapat mutan yang batangnya tidak tumbuh pesat sehingga tanaman berbentuk roset. Batang beruas-ruas. Ruas terbungkus pelepah daun yang muncul dari buku. Batang jagung cukup kokoh namun tidak banyak mengandung lignin.
Daun jagung adalah daun sempurna. Bentuknya memanjang. Antara pelepah dan helai daun terdapat ligula. Tulang daun sejajar dengan ibu tulang daun. Permukaan daun ada yang licin dan ada yang berambut. Stoma pada daun jagung berbentuk halter, yang khas dimiliki familia Poaceae. Setiap stoma dikelilingi sel-sel epidermis berbentuk kipas. Struktur ini berperan penting dalam respon tanaman menanggapi defisit air pada sel-sel daun.
Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah (diklin) dalam satu tanaman (monoecious). Tiap kuntum bunga memiliki struktur khas bunga dari suku Poaceae, yang disebut floret. Pada jagung, dua floret dibatasi oleh sepasang glumae (tunggal: gluma). Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman, berupa karangan bunga (inflorescence). Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma khas. Bunga betina tersusun dalam tongkol. Tongkol tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepah daun.
Pada umumnya, satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina. Beberapa varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif, dan disebut sebagai varietas prolifik. Bunga jantan jagung cenderung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih dini daripada bunga betinanya (protandri).
Ciri-ciri:
1.    Panjang
2.    Berisi
3.    Ada buahya

B.     Kandungan Gizi
Biji jagung kaya akan karbohidrat. Jagung merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dikonsumsi selain jagung banyak mengandung karbohidrat yang sebagian besar berada pada endospermium, serat dan sejumlah zat gizi lainnya seperti vitamin B, dan C, karoten, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, omega 6, dan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji. Karbohidrat dalam bentuk pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin. Pada jagung ketan, sebagian besar atau seluruh patinya merupakan amilopektin. Perbedaan ini tidak banyak berpengaruh pada kandungan gizi, tetapi lebih berarti dalam pengolahan sebagai bahan pangan. Jagung manis diketahui mengandung amilopektin lebih rendah tetapi mengalami peningkatan fitoglikogen dan sukrosa.
Kandungan gizi Jagung per 100 gram bahan adalah:
1.    Kalori              : 355 Kalori
2.    Protein             : 9,2 gr
3.    Lemak             : 3,9 gr
4.    Karbohidrat     : 73,7 gr
5.    Kalsium           : 10 mg
6.    Fosfor              : 256 mg
7.    Ferrum             : 2,4 mg
8.    Vitamin A       : 510 SI
9.    Vitamin B1      : 0,38 mg
10.  Air                   : 12 gr
Dan bagian yang dapat dimakan 90%. Untuk ukuran yang sama, meski jagung mempunyai kandungan karbohidrat yang lebih rendah, namum mempunyai kandungan protein yang lebih banyak daripada nasi.

C.    Manfaat
Jagung merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dikonsumsi selain jagung banyak mengandung karbohidrat, serat dan sejumlah zat gizi lainnya seperti vitamin B, dan C, karoten, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, omega 6, dan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol.
Jagung bisa diolah menjadi berbagai masakan yang enak, seperti direbus, dibakar maupun dijadikan sebagai pop corn. Jagung mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh, di antaranya:
1.      Melancarkan pencernaan
Jagung adalah sumber serat yang sangat baik sehingga sehat untuk sistem pencernaan. Dalam satu cangkir jagung mengandung 18,4% serat dari jumlah harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Karena kaya serat, makan jagung dapat mencegah sembelit, wasir dan risiko kanker usus besar. Selain itu, serat kasar pada jagung memberi rasa kenyang yang lebih lama sehingga cocok untuk yang ingin menurunkan berat badan.
2.      Melancarkan air seni
Jagung kaya kalium yang bersifat diuretik (melancarkan air seni) sehingga bisa mengatasi iritasi saluran kemih, menurunkan kadar asam urat, dan mencegah batu ginjal.
3.      Mencegah anemia dan sebagai kekebalan tubuh
Vitamin B12 pada jagung mampu mencegah anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin ini. Selain itu kandungan B2 berfungsi mempertahankan keseimbangan sel tubuh. Anemia merupakan suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah berkurang jauh karena kurangnya zat besi. Dengan demikian, jagung manis bermanfaat bagi kesehatan khususnya bagi ibu hamil karena kaya akan vitamin B dan asam folat yang mencegah anemia.
4.      Merawat kulit
Jagung kaya akan antioksidan yang membantu menjaga kulit tetap muda lebih lama. Terlepas dari konsumsi secara teratur, jagung dapat diaplikasikan sebagai minyak jagung merupakan sumber yang kaya asam linoleat. Pati jagung juga berguna menenangkan iritasi kulit dan ruam.
5.      Mengontrol kolesterol
Vitamin C, karotenoid dan bioflavinoids yang terkandung dalam jagung manis menjaga jantung tetap sehat dengan mengendalikan kadar kolesterol dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.
6.      Sumber asam folat
Jagung menyediakan sumber yang kaya asam folat sehingga baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Kekurangan asam folat pada wanita hamil mempengaruhi bayi. Kurangnya asam folat dalam tubuh mempengaruhi berat badan bayi. Mengonsumsi jagung dapat mencegah bayi kekurangan berat badan dan menghindari dari cacat lainnya.
7.      Melawan kangker
Jagung merupaka sumber pigmen Fenolik Flavonoid. Pigmen ini tampak pada warnanya yang kuning. Konsumsi makanan alami yang kaya flavonoid akan membantu mencegah kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker payudara dan kanker hati.
8.      Sebagai sumber asam linoleat
Asam linoleat adalah asam lemak esensial yang bersifat tidak jenuh dan sangat baik untuk kesehatan. Asam linoleat diperlukan untuk asupan dan transportasi vitamin D.
9.      Sumber kalium
Kalium berperan penting sebagai elektrolit yang membantu mengatur tingkat cairan dan menjaga keseimbangan air dalam tubuh sehingga organ tubuh dapat berfungsi dengan tepat. Kalium bersifat diuretik yang bisa melancarkan pembuangan air seni, sehingga bisa mengatasi infeksi saluran kemih, menurunkan kadar asam urat dan mencegah batu ginjal, meskipun ibu hamil justru lebih sering berkemih.
10.  Mengendalikan kadar kolesterol
Konsumsi minyak kulit jagung dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Kadar kolesterol LDL plasma dapat berkurang berkat minyak jagung yang dikonsumsi. Pernyataan tersebut menurut catatan Journal of Nutritional Biochemistry. Vitamin C, karotenoid dan bioflavinoids yang terkandung dalam jagung manis menjaga jantung tetap sehat dengan mengendalikan kadar kolesterol dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh ibu hamil.
11.  Sumber asam pentotenat (vitamin B5)
Vitamin B5 berperan dalam proses metabolisme karbohidrat, protein dan lemak untuk diubah menjadi energi ibu hamil.
12.  Sumber beta-karoten,
Beta-karoten diperlukan untuk membentuk vitamin A dalam tubuh, penting untuk kesehatan mata dan kulit ibu hamil.
13.  Sumber mineral
Mineral penting yang didapat dari jagung terutama fosfor yang sangat penting bagi kesehatan tulang dan gigi. Selain itu sumber magnesium, besi, mangan, seng dan tembaga. Magnesium membantu menjaga kesehatan jantung, terutama ibu hamil karena kerja jantung pada ibu hamil akan meningkat seiring dengan pertambahan usia kehamilan. Sumber kalori tertinggi dalam kelompok sereal yang rendah gula dan kadar Indeks Glikemiknya. Sehingga baik untuk dikonsumsi sebagai makanan pokok pengganti nasi atau beras, terutama pada ibu hamil penderita diabetes dan hipertensi.
14.  Anti-Aterogenik
Minyak jagung telah menunjukkan sifat anti-aterogenik yang berefek pada kadar kolesterol, sehingga mencegah risiko penyakit kardiovaskular.
15.  Sumber Protein
Dalam 100gram jagung mengandung 9,2gram protein. Protein membantu membentuk jaringan otot baru dan meningkatkan kerja sel dalam tubuh. Selain itu protein juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu dan bayi dan meningkatkan pelepasan insulin.
16.  Melancarkan ASI
Kandungan kalium jagung dapat melancarkan air seni sehingga mengatasi iritasi saluran kemih. Untuk itu ibu hamil dianjurkan mengonsumsi jagung rebus, karena jagung rebus berguna untuk memperlancar air susu ibu. Air susu ibu saat bermanfaat bagi ibu dan bayinya, diantaranya :
a.       Aspek gizi.
Manfaat Kolostrum
1)      Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare.
2)      Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karena itu kolostrum harus diberikan pada bayi.
3)      Kolostrum mengandung protein, vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran.
4)      Membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.
Komposisi ASI
1)      ASI mudah dicerna, karena selain mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut.
2)      ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi atau anak.
3)      Selain mengandung protein yang tinggi, ASI memiliki perbandingan antara Whei dan Casein yang sesuai untuk bayi. Rasio Whei dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi. ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65:35. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap. Sedangkan pada susu sapi mempunyai perbandingan Whey : Casein adalah 20 : 80, sehingga tidak mudah diserap.
Komposisi Taurin, DHA dan AA pada ASI
1)      Taurin adalah sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai neuro-transmitter dan berperan penting untuk proses maturasi sel otak. Defisiensi taurin akan berakibat terjadinya gangguan pada retina mata.
2)      Decosahexanoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) adalah asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal. Jumlah DHA dan AA dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan anak. Disamping itu DHA dan AA dalam tubuh dapat dibentuk atau disintesa dari substansi pembentuknya (precursor) yaitu masing-masing dari Omega 3 (asam linolenat) dan Omega 6 (asam linoleat).
b.      Aspek imunologis
1)      ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi.
2)      Immunoglobulin A dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori IgA tidak diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan.
3)      Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat  zat besi di saluran pencernaan.
4)      Lysosim, enzym yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi.
5)      Sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibodi pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibodi  saluran pernafasan, dan Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) antibodi jaringan payudara ibu.
6)      Faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.

c.       Aspek psikologis
1)      Meningkatkan rasa percaya diri ibu untuk menyusui. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih sayang terhadap bayi akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi ASI.
2)      Interaksi ibu dan bayi terjalin, pertumbuhan dan perkembangan psikologis bayi tergantung pada kesatuan ibu-bayi tersebut.
3)      Ikatan kasih sayang ibu-bayi terjadi karena berbagai rangsangan seperti sentuhan kulit. Bayi akan merasa aman dan puas karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung ibu yang sudah dikenal sejak bayi masih dalam rahim.
d.      Aspek kecerdasan
1)      Interaksi ibu-bayi dan kandungan nilai gizi ASI dibutuhkan untuk perkembangan syaraf otak yang meningkatkan kecerdasan bayi.
2)      Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

e.       Aspek neurologis
Dengan menghisap payudara, koordinasi syaraf menelan, menghisap dan bernafas yang terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih sempurna.

f.       Aspek ekonomis
Dengan menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi sampai bayi berumur 4 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya.

g.      Aspek Penundaan Kehamilan
Dengan menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai Metode Amenorea Laktasi (MAL).

D.    Langkah-langkah
1.      Jagung untuk dikonsumsi bisa direbus atau dikukus dan juga bisa dibakar jagung ini yang sedikit dioles dengan mentega tawar namun tetap dengan porsi yang kecil agar gula darah tidak melonjak naik jika terlalu banyak memakan jagung ini.
2.      Jagung untuk melancarkan buang air kecil
Siapkan rambut jagung sebanyak 50 gram lalu cucilah hingga bersih. Kemudian rebuslah dengan menggunakan 1 liter air hingga mendidih. Diamkan hingga hangat dan minumlah 2 sampai 3 kali sehari.
3.      Manfaat jagung sebagai obat diare
Jagung bisa juga dimanfaatkan untuk obat diare yaitu dengan cara meramunya. Sediakan 1 tongkol jagung lalu cucih sampai bersih. Jika sudah bersih, ditumbuk hingga halus kemudian tambahkan 1 gelas air dan aduk. Minumlah 2 atau 3 kali sehari.
4.      Membuat tempe jagung
Cara kerja
Cuci jagung terlebih dahulu hingga bersih, mengunakan air bersih yang mengalir, dan menggunakan wadah atau tempat  yang bersih dan pembuatan tempe ini sangat diperhatikan kebersihannya. Masukkan jagung ke dalam panci, lalu berikan air secukupnya, dan tunggu jagung hingga kulit arinya mengelupas, kurang lebih selama 3 jam. Dalam perebusan jagung api juga tidak boleh sampai mati atau api harus rata. Setelah jagung di rebus, lalu diamkan hingga dingin. Cuci kembali jagung tersebut, menggunakan air bersih yang mengalir, hingga jagung terpisah dengan kulit arinya. Kukus jagung selama ± 1 jam dengan menggukan panci yang lain. Kemudian tiriskan ke dalam tampah, hingga dingin. Setelah jagung dingin, campurkan jagung dengan ragi tempe hingga rata mengunakan pengaduk. Bungkus jagung yang telah di campur dengan ragi ke dalam plastik. Lubangi plastik  agar udara bisa keluar dan tidak terlalu lembab. Diamkan di tempat yang lembab hingga jagung mengalami fermentasi dan ditumbuhi jamur.
Setelah 2 hari bisa dilihat hasilnya.
5.      Pengolahan tempe jagung dengan dibacem.
Bahan


a)      Garam
b)      Ketumbar
c)      Bawang merah
d)     Bawang putih
e)      Kemiri
f)       Daun salam
g)      Lengkuas
h)      Gula merah
i)        Tempe jagung




Cara membuat
a)      Campurkan garam, ketumbar, bawang merah, bawang putih, kemiri, dihaluskan.
b)      Masukan tempe kedalam panci dan masukan semua bumbu yang tertera dibagian atas.
c)      Masukan air hingga tempe terendam.
d)     Tempe direbus hingga air nya habis.
e)      Siap untuk dinikmati atau bisa digoreng terlebih dahulu.

6.      Sup jagung untuk ibu hamil (4porsi)
Bahan
a.       150gr jagung manis yang sudah dipripil
b.      150gr dada ayam fillet, kemudian direbus dipotong kotak
c.       ½ sdt merica
d.      1000ml kaldu ayam
e.       ¼ buah bawang Bombay dicincang halus
f.       1cm jahe kemudian diparut
g.      1 batang daun bawang yang diiris halus
h.      30gr putih telur kemudian dikocok lepas
i.        1sdt kecap ikan
j.        1sdt minyak wijen
k.      1sdm minyak goring untuk menumis
l.        2sdt garam
m.    Jahe

Cara membuat
a.       Panaskan minyak. Kemudian tumis bombay dan jahe sampai baunya menjadi harum. Tambahkan jagung manis dan dada ayam. Aduk hingga rata.
b.      Masukkan kaldu ayam. Masak sampai mendidih. Tambahkan garam, merica bubuk dan kecap ikan. Aduk sampai rata, kemudian masukkan daun bawang dan aduk lagi.
c.       Tambahkan putih telur pelan-pelan sambil diaduk sampai kelihatan berserabut. Masak sampai matang dan masukkan minyak wijen. Aduk rata dan angkat.

E.     Kelemahan Jagung
Berikut adalah hasil penelitian yang berhubungan dengan gizi dan berat badan yang disebabkan oleh jagung :
1.      Jagung banyak mengandung gula yang dapat meningkatkan kadar insulin, membuat tubuh menjadi lapar dan mengubah kalori menjadi lemak. Mungkin kita berpikir jagung tidak begitu terasa manis, tapi hal ini tidak berarti jagung tidak mengandung banyak gula. Jagung merupakan bahan utama untuk High Fructose Corn Syrup atau HFCS yang diduga sebagai pemicu percepatan diabetes tipe 2.
2.      Jagung juga merupakan sumber protein yang buruk, biasanya kekurangan 3 dari 8 asam amino esensial: lisin, isoleusin, dan triptofan. Asam-asam amino esensial dinamakan demikian karena mereka harus diperoleh dari makanan, karena tubuh tidak mampu untuk memproduksi mereka.
3.      Jagung mengandung jumlah fitat yang tinggi , zat kimia yang mengikat zat besi dan menghambat penyerapan oleh tubuh. Jadi, akibatnya, diet tinggi fitat dapat membuat orang lebih cenderung memiliki anemia dan kelelahan.
4.      Jagung merupakan sumber yang miskin akan mineral tertentu seperti kalsium dan beberapa vitamin seperti niasin (B3). Padahal kekurangan niasin dapat menyebabkan dermatitis dan depresi.








BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Penduduk beberapa daerah di Indonesia menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Namun ada juga sebagian penduduk di memanfaatkan jagung sebagai pakan ayam.
Jagung merupakan salah satu tanaman yang banyak mengandung karbohidrat, serat dan sejumlah zat gizi lainnya seperti vitamin A, B, dan C, karoten, kalium, kalsium, protein, zat besi, magnesium, fosfor, omega 6, dan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Sehingga mengkonsumsi jagung diindikasikan untuk ibu hamil dengan DM.
Jagung memiliki beberapa manfaat, diantaranya: melancarkan pencernaan, melancarkan air seni, mencegah anemia dan sebagai kekebalan tubuh, merawat kulit, mengontrol kolesterol, sumber asam folat, melawan kanker, sumber asam linoleat, sumber kalium, mengendalikan kadar kolesterol, sumber asam pentotenat (vitamin B5), sumber beta-karoten, sumber mineral, anti-aterogenik, sumber protein, melancarkan ASI
Jagung untuk dikonsumsi bisa direbus atau dikukus dan juga bisa dibakar jagung ini yang sedikit dioles dengan mentega namun tetap dengan porsi kecil agar gula darah tidak naik jika terlalu banyak memakan jagung.
Jagung juga memiliki kelemahan, karena jagung banyak mengandung gula yang dapat meningkatkan kadar insulin, membuat tubuh menjadi lapar dan mengubah kalori menjadi lemak. Jagung juga merupakan sumber protein yang buruk, biasanya kekurangan asam amino esensial: lisin, isoleusin, dan triptofan. Jagung mengandung jumlah fitat yang tinggi dan rendah niasin.

B.     Saran
Dalam mengkonsumsi jagung diberbagai olahan, dianjurkan untuk ibu hamil tidak terlalu berlebihan dalam mencampurkan atau menambahkan gula kedalam masakan jagungnya, karena jagung  telah memiliki kadar gula cukup.
DAFTAR PUSTAKA

Buku Panduan Manajemen Laktasi: Dit.Gizi Masyarakat-Depkes RI,2001
http://buahallah.blogspot.com/2013/12/efek-samping-makan-buah-jagung.html
http://klinikherbalxamthone.com/sayuran/khasiat-dan-manfaat-jagung/
http://manfaatsehat.com/manfaat-jagung/
http://www.manfaatnya.com/berbagai-manfaat-jagung-yang-perlu-anda-tahu
http://www.merdeka.com/sehat/fakta-di-balik-5-mitos-jagung-manis.html
James, M. G.; D. S. Robertson, A. M. Myers. "Characterization of the Maize Gene sugary1, a Determinant of Starch Composition in Kernels

Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar